Care Commitment Conscience
 
Rumah Sakit UNS Gelar Aksi Donor Darah, Sukses Kumpulkan 50 Kantong Darah

Rumah Sakit UNS Gelar Aksi Donor Darah, Sukses Kumpulkan 50 Kantong Darah

Rumah Sakit UNS pada hari Selasa, 14 November 2023 menggelar kegiatan Donor Darah yang bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana RS UNS, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta, Medical Center UNS, dan KSR UNS yang diadakan di Gedung MERC 2 Rumah Sakit UNS. Acara Donor Darah dibuka oleh Plt. Bidang Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UNS, Prof. Dr. Kuncoro Diharjo, S.T., M.T dan dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan UNS, Ibu Budhi Jamal Wiwoho beserta pengurus, Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K) dan Direktur Rumah Sakit UNS beserta jajaran direksi sekaligus pengurus DWP UP RS UNS.

Prof Kuncoro berpesan tentang pentingnya donor darah untuk kesehatan, harapan beliau kegiatan sosial seperti donor darah dapat dilakukan rutin di lingkungan UNS maupun Rumah Sakit UNS. Sesuai dengan harapan Prof Kuncoro, Donor Darah yang diadakan di Rumah Sakit UNS mendapat perhatian dan partisipasi oleh banyak pihak. Terbukti, 50 kantong darah sukses terkumpul selama 4 jam kegiatan dengan partisipasi pendonor yang juga tinggi, tidak hanya dari pegawai Rumah Sakit UNS saja, namun banyak juga yang berasal dari Civitas Akademika UNS, pasien dan masyarakat umum. Calon Pendonor harus melalui screening awal untuk kesiapan sebelum donor, dimulai dari mengecek kesehatan tubuh secara umum. Kemudian, calon pendonor cek HB darah, apabila HB tidak memenuhi syarat maka calon pendonor tidak bisa donor darah.

Rumah Sakit UNS rutin mengadakan aksi donor darah setiap 3 bulan sekali. Aksi donor darah merupakan bentuk kepedulian antar sesama dan membantu orang lain sebab 1 kantong darah dapat menyelamatkan banyak nyawa. Pedonor pun juga mendapat banyak manfaat untuk kesehatannya seperti membantu melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh dan menjaga kesehatan organ jantung selain itu Donor darah juga bisa sebagai cara mendeteksi penyakit serius.